Dialog RRI: Prof. Muksin Tegaskan Peran Strategis USK dalam Penanganan Bencana di Aceh

Dialog RRI Prodi Doktor Ilmu Kebencanaan

BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi yang tidak hanya unggul di bidang akademis, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Program Studi Doktor Ilmu Kebencanaan (DIB) USK, Prof. Dr. Muksin, M.Si, M.Phil, dalam acara Dialog RRI – Banda Aceh Menyapa, Senin (26/1/2026).

Mengangkat tema “Peran Perguruan Tinggi dalam Penanganan Bencana”, dialog yang dipandu oleh moderator Rizqi Badral ini juga menghadirkan Direktur Rumah Amal Masjid Jamik USK, Tedy Kurniawan Bakri, M.Farm., Apt., sebagai narasumber.

Kekuatan Lintas Disiplin dan Relawan Mahasiswa
Dalam paparannya, Prof. Muksin menjelaskan bahwa USK secara konsisten menunjukkan peran nyata saat bencana melanda Aceh. Kekuatan utama kampus terletak pada mobilisasi sumber daya manusia yang masif dan terorganisir.

“Ribuan relawan kami gerakkan, mencakup mahasiswa, dosen, hingga para pakar lintas disiplin ilmu. Ini menunjukkan bahwa penanganan bencana memerlukan pendekatan yang komprehensif dari berbagai sudut pandang keilmuan,” ujar Prof. Muksin.

Beliau juga menyoroti peran strategis Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya datang untuk memberikan bantuan sesaat, tetapi ditempatkan langsung di lokasi bencana untuk membantu proses pemulihan masyarakat secara berkelanjutan.

Kampus Sebagai Kekuatan Sosial
Keterlibatan aktif civitas akademika dalam setiap fase bencana mulai dari tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi menjadi bukti nyata transformasi fungsi perguruan tinggi.

“Keterlibatan kampus adalah bukti bahwa perguruan tinggi bukan sekadar pusat pengembangan ilmu pengetahuan di dalam ruang kelas. Lebih dari itu, kampus merupakan kekuatan sosial yang nyata hadir saat masyarakat membutuhkan,” tegas Prof. Muksin.

Sinergi antara Prodi DIB, Rumah Amal Masjid Jamik, dan unit-unit kerja lainnya di bawah naungan USK menjadi model kolaborasi yang efektif dalam membangun ketangguhan bencana di tingkat lokal maupun nasional. Kegiatan dialog ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat luas mengenai pentingnya kesiapsiagaan dan peran aktif institusi pendidikan dalam manajemen risiko bencana.

Categories:

Tags: